Disebut Dalam Sidang OTT Bupati Fikri, Pihak Bupati Kaur Bantah Pertemuan Bahas Proyek Rp5,2 Miliar: Hanya Silaturahmi Kekeluargaan

 


JAKARTA  — Pihak Bupati Kaur Gusril Pausi membantah tudingan adanya pembahasan paket proyek senilai Rp5,2 miliar bersama Sales Marketing PT Cahaya Mas Cemerlang (CMC), Dian Putri Bungsu.


Tudingan tersebut sebelumnya mencuat dalam persidangan perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Pengadilan Tipikor Bengkulu, setelah riwayat percakapan Dian Putri Bungsu pada 2025 terungkap di persidangan.


Koordinator Militan Gusril, Frank, menegaskan bahwa pertemuan antara Gusril Pausi dan Dian Putri Bungsu hanya sebatas silaturahmi kekeluargaan dan tidak membahas proyek pengadaan di lingkungan Pemkab Kaur.


“Jadi tudingan yang mengatakan Gusril dan Dian bahas proyek itu tidak benar. Malahan saat bertemu, Bupati Gusril belum tahu Dian bekerja di PT CMC. Gusril mengira Dian seorang advokat,” ungkap Frank, Sabtu (29/8/2026).


Menurut Frank, Dian sudah dianggap seperti keluarga oleh Gusril Pausi karena merupakan putri dari Arifin Daud, mantan atasan Gusril ketika bertugas sebagai ajudan di Pemkot Bengkulu.


Pertemuan tersebut, lanjut Frank, berlangsung setelah pelantikan bupati dan dilakukan secara terbuka bersama orang tua Dian serta AKBP Sandra. Pertemuan itu disebut hanya untuk memberikan ucapan selamat atas pelantikan.


Terkait nama mantan Kadinkes Kaur, Yasman, yang turut dikaitkan dalam percakapan, Frank mengatakan kehadiran Yasman pada awal kepemimpinan Gusril hanya untuk menyampaikan laporan progres rutin dinas.


“Pak Yasman pernah datang di awal kepemimpinan Gusril, tapi hanya menyampaikan progres apa yang sedang dikerjakannya. Tidak lama itu Yasman nonjob dan pindah ke Pemprov Bengkulu,” jelasnya.


Sebelumnya, dalam persidangan Kamis (27/8/2026), riwayat percakapan Dian Putri Bungsu pada 2025 membeberkan rencana tiga paket pekerjaan di Kabupaten Kaur.


Ketiga paket tersebut yakni dua unit IPAL senilai Rp1,3 miliar, dua unit WTP senilai Rp1,3 miliar, serta pengadaan Cytotoxic senilai Rp2,6 miliar. Total nilai paket yang disebut dalam percakapan tersebut mencapai Rp5,2 miliar, dengan klaim progres sekitar 50 persen.


Penasihat hukum terdakwa Fikri Thobari, Dian Ozhari, SH, dalam persidangan juga membeberkan jangkauan pemasaran Dian Putri Bungsu.


“Dian ini mengepalai seluruh kegiatan yang ada di Provinsi Bengkulu, termasuk Kota Bengkulu, Pemprov, Seluma, Bengkulu Utara dan Kaur,” kata Dian Ozhari.


Ia menyebut pola pendekatan Dian dilakukan melalui keluarga bupati maupun secara langsung kepada bupati.


“Pola pendekatan dari Dian ini melalui keluarga bupati atau langsung dengan bupati. Salah satu bupati itu Bupati Kaur melalui salah satu kadis,” ujarnya.


Sementara itu, JPU KPK Syahrul Anwar membenarkan posisi Dian sebagai sales yang memegang wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu.


“Dian Putri Bungsu ini merupakan sales yang memegang Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu,” ujar Syahrul.


Syahrul juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan usaha PT CMC terdapat skema komitmen fee di sejumlah daerah, namun tidak seluruh daerah menggunakan skema tersebut.


“Untuk yang menggunakan komitmen fee itu memang ada beberapa daerah. Dalam menentukan komitmen fee tersebut pada prinsipnya ada kedua belah pihak yang saling menyepakati,” paparnya.


Menanggapi pemberitaan yang beredar, Frank meminta insan pers untuk tidak menyebarkan opini tanpa melakukan verifikasi dan konfirmasi kepada pihak terkait.


“Saya lihat berita yang menyudutkan Gusril Pausi terlihat sangat tendensius. Banyak kalimat yang tidak utuh, dipotong-potong untuk mengarahkan opini agar masyarakat menilai buruk terhadap Gusril,” kata Frank.


Ia meminta media yang bersangkutan tidak lagi menyebarkan opini yang dinilai belum terverifikasi.


Frank juga mengatakan pihaknya terus memantau pemberitaan yang berkaitan dengan Gusril Pausi. Jika ditemukan pemberitaan yang dinilai tidak melalui proses verifikasi maupun konfirmasi, pihaknya tidak menutup kemungkinan memberikan teguran hingga somasi.


“Saya minta kepada kawan-kawan, ayo kita dukung kepemimpinan dan pembangunan yang baik. Putra daerah yang baik akan bekerja keras untuk Bengkulu, janganlah kita menjatuhkan apalagi dengan belum teruji faktanya,” pungkasnya.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama